Sale!

Alpukat Pameling

Rp125.000

Categories: ,

Description

Alpukat yang memiliki nama khas pameling ini berasal dari Desa Wonorejo, Kecamatan Lawang. Nama pameling berasal dari eks Bupati Malang yaitu rendra Kresna yang memiliki arti selalu diingat telah menjadi salah satu primadona buah-buahan di tingkat nasional. Dimana, dalam acara Pekan Nasional Petani Nelayan yang diadakan di Aceh, 2017 lalu, alpukat Pameling Lawang mendapat peringkat juara 2  sebagai buah unggulan nasional.

Keunggulan yang dimiliki alpukat ini seperti berbuah sepanjang tahun tanpa mengenal musim sehingga tidak berhenti berbuah, dagingnya yan tebal, berwarna kuning mentega dan bijinya relatif kecil. Serta memiliki kandungan kaya nutrisi dan serat, vitamin dan mineral ini sangat digemari oleh masyarakat sekitar.

Spesifikasi Bibit

Nama: Alpukat Pameling
Nama ilmiah: Persea americana
Asal bibit: Hasil okulasi
Tinggi bibit: 30cm – 70cm
Rekomendasi dataran tumbuh optimal: Dataran rendah hingga ketinggian 700 m dpl
Kebutuhan sinar matahari: Penyinaran sepanjang hari
Waktu berbuah: berbuah pada umur 1-2 tahun
Rekomendasi jika tanam dalam pot: Diameter pot minimum 60 cm
Penyiraman: Satu – Dua kali dalam sehari
Pemupukan: Sebulan sekali menggunakan pupuk NPK daun atau sejenisnya
Berat bibit setelah dipacking: 1 Kg

Cara Tanam & Perawatan

  1. Syarat Tumbuh Tanaman Alpukat

Hal pertama yang harus diperhatikan sebelum menanam alpukat adalah mengetahui syarat tumbuh tanaman tersebut. Dengan mengikuti syarat tumbuh tanaman alpukat, dapat dipastikan tanaman alpukat akan tumbuh dengan maksimal.

Berikut adalah syarat tumbuh tanaman alpukat:

  • Jenis dan PH tanah

Tanaman alpukat untuk dapat tumbuh optimal memerlukan tanah yang gembur, tidak mudah tergenang air, subur, dan banyak megandung bahan organik.

Jenis tanah yang baik untuk pertumbuhan alpukat adalah jenis tanah lempung berpasir (sandy loam), lempung liat (clay loam), dan lempung endapan (alluvial loam). Keasaman (pH) tanah berkisar 5,6 – 6,4. Bila pH di bawah 5,5 maka tanaman akan menderita keracunan karena unsur Al, Mg, dan Fe larut dalam jumlah cukup banyak.

  • Ketinggian Lokasi Budidaya

Pada umumnya tanaman alpukat dapat tumbuh di dataran rendah sampai dataran tinggi, yaitu 5 – 1500 mdpl.

Tanaman ini akan tumbuh subur dengan hasil yang memuaskan pada ketinggian 200 – 1000 mdpl. Untuk tanaman alpukat ras Meksiko dan Guatemala lebih cocok ditanam pada ketinggian 1000 – 2000 mdpl, sedangkan ras Hindia Barat pada ketinggian 5 – 1000 mdpl.

  • Iklim atau Suhu

Suhu optimal untuk pertumbuhan alpukat berkisar antara 12,8 – 28,3 oC. Mengingat tanaman alpukat dapat tumbuh di dataran rendah sampai tinggi, tanaman alpukat dapat mentolerir suhu udara antara 15 – 30 oC.

Kebutuhan cahaya matahari untuk pertumbuhan alpukat berkisar antara 40 – 80%. Angin diperlukan tanaman alpukat untuk penyerbukan. Namun demikian angin dengan kecepatan 63, – 73,6 km/jam dapat mematahkan ranting dan percabangan tanaman alpukat yang tergolong lunak, rapuh, dan mudah patah.

  • Jarak Tanam Alpukat

Pada lahan yang telah disiapkan, dibuat lubang tanam dengan ukuran 75x75x75 m tergantung dari tujuan penanaman, kondisi tanah, dan varietas yang akan ditanam. Untuk tanah yang keras dan kurang subur, ukuran lubang tanam dapat diperbesar lagi.

Jarak tanam alpukat yang dianjurkan adalah 9×12 m. Lubang tanam untuk alpukat sebaiknya dipersiapkan 1 – 2 bulan sebelum tanam.

  1. Persiapan Benih Alpukat Unggul

Varietas unggul yang sering digunakan adalah alpukat varietas Ijo Panjang, Ijo Bundar, Merah Panjang, Merah Bundar, Mega Gegauan, Mega Paninggahan, dan Mega Murapi. Pemilihan benih alpukat yang akan digunakan harus jelas asal-usulnya agar produksi dan kualitas buah yang dihasilkan bisa maksimal.

Benih yang akan digunakan untuk bibit batang bawah sebaiknya diambil dari buah yang sudah cukup tua dan masak pohon. Benih alpukat dipilih yang bernas, padat, dan tidak keriput. Benih dipilih yang berukuran besar (65 – 68 g).

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Alpukat Pameling”

Your email address will not be published. Required fields are marked *