Sale!

Apel Manalagi

Rp100.000

Categories: ,

Description

Apel menjadi salah satu jenis buah yang sangat populer di Indonesia. Rasa manis dan tekstur buahnya yang renyah, menjadikan buah ini sebagai salah satu buah yang sangat disukai oleh masyarakat. Di Indonesia sendiri terdapat berbagai macam jenis apel, dan salah satu yang menjadi primadona adalah Apel Manalagi.

Apel manalagi adalah salah satu kultivar apel unggulan yang dibudidayakan karena rasa daging buahnya manis dan aromanya wangi. Daging buah apel manalagi tidak mengandung kadar air yang banyak. Warna daging buah putih kekuningan dengan kulit buah liat. Apel manalagi cocok untuk dijadikan buah segar di meja atau dijadikan campuran dalam kue, selai, jus buah, atau difermentasi sebagai cuka apel.

Informasi Keunikan

Apel manalagi memiliki bentuk buah yang bulat dengan ukuran diameter sekitar 7 cm. Berat buah berkisar antara 100-160 gram per buah. Pangkal buah berlekuk tidak terlalu dalam. Kulit buah saat matang berwarna hijau kekuningan. Tanaman apel manalagi biasanya mampu memproduksi sekitar 75 kilogram buah per pohonnya.

Spesifikasi Bibit

Nama: Apel Manalagi
Nama ilmiah: Malus domestica Borkh.
Asal bibit: Hasil okulasi
Tinggi bibit: 30cm – 70cm
Rekomendasi dataran tumbuh optimal: Dataran rendah hingga ketinggian 700 mdpl
Kebutuhan sinar matahari: Penyinaran sepanjang hari
Waktu berbuah: berbuah pada umur 1-2 tahun
Rekomendasi jika tanam dalam pot: Diameter pot minimum 60 cm
Penyiraman: Satu – Dua kali dalam sehari
Pemupukan: Sebulan sekali menggunakan pupuk NPK daun atau sejenisnya
Berat bibit setelah dipacking: 1 Kg

Cara Tanam & Perawatan

Agar awal musim hujan bisa dilakukan penanaman, pada musim kemarau perlu dilakukan pembersihan lahan, pembuatan teras (lahan berlereng) dan lubang tanam.  Ukuran lubang yang dianjurkan adalah panjang, lebar dan dalam masing-masing 60 cm. Jarak tanam untuk Varietas Manalagi adalah 3 – 3,5 m X 3,5 m, sedangkan untuk Ana dan Rome Beauty adalah 2 – 3  m X 2,5 – 3 m.

Untuk memperbaiki kesuburan daerah perakaran, media yang dimasukkan kedalam lubang tanam adalah tanah lapisan atas yang berwarna lebih gelap dan gembur dicampur 20 kg bahan organik (pupuk kandang) dan 0,5 kg dolomit atau fosfat alam jika reaksi tanah masam (pH < 5,5). Sebelum hujan, campuran tanah dimasukkan ke dalam lubang dan dibiarkan mengalami inkubasi minimal 2 minggu.

Paling sedikit tanaman apel membutuhkan unsur hara makro (C, H, O, N, P, K, Ca, Mg dan S) dan unsur hara mikro (Fe, Zn, Mn, Cu, B, Mo).  Sumber utama unsur hara makro adalah pupuk kimia sedangkan sumber unsur mikro berasal dari bahan organik dan pupuk kimia.

Unsur hara makro N, P dan K digunakan tanaman terutama untuk membentuk organ vegetatif dan generatif sehingga dibutuhkan dalam jumlah paling banyak. Untuk memenuhi kebutuhan ketiga unsur tersebut, tanaman perlu diberi tambahan pupuk kimia secara berimbang yang diaplikasikan secara teratur setiap 2 – 3 bulan.

Untuk menjaga kegemburan tanah dan memenuhi unsur hara mikro/unsur lainnya, disarankan dilakukan penambahan 20 – 40 kg/pohon bahan organik dan pengapuran jika ph tanah <5,5 pada setiap akhir kemarau.

Manfaat Tanaman

Buah apel dikenal memiliki kandungan vitamin dan nutrisi yang lengkap, maka tak heran jika buah ini mempunyai banyak sekali manfaat untuk kesehatan. Seperti :

  • Berperan dalam Kecerdasan Otak.
  • Menguatkan Tulang.
  • Mencegah Sekaligus Mengobati Asma.
  • Menyehatkan Mata.
  • Mencegah Kanker.
  • Mengobati Rematik.
  • Menyehatkan Jantung.
  • Menguatkan Gigi.
  • Sumber Energi.
  • Menjaga Kesehatan Kulit.
  • Mengobati Jerawat.
  • Menurunkan Berat Badan.

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Apel Manalagi”

Your email address will not be published. Required fields are marked *