Sale!

Bibit Tanaman Aglaonema Legacy

Rp200.000 Rp100.000

Categories: ,

Description

Aglaonema legacy memiiki daun yang berwarna hijau kekuningan, terdapat bercak hijau gelap yang tersebar merata di permukaan daunnya, dan berbentuk bulat namun meruncing pada ujung daunnya. Yang unik dari aglaonema ini adalah daunnya dibatasi oleh tulang daun berwarna merah lembut.

Di daerah Asia, tanaman bunga sri rejeki dianggap membawa keberuntungan selama berabad-abad. Tumbuhan ini mulai dikenal oleh masyarakat Eropa ketika dibawah ke Royal Botanic Garden di Inggris pada tahun 1885. Di tempat ini, aglaonema dibudidayakan, hibridisasi dan dikembangkan menjadi berbagai jenis kultivar.

Ciri utama dari aglaonema legacy adalah perpaduan warna hijau dan merah pada daun, serta warna merah gelap pata tulang daun. Bentuk daunnya lonjong dan meruncing pada bagian ujungnya. Pada beberapa jenis kultivar terdapat pula daun dengan semburat warna putih yang lebih lembut.

Informasi Keunikan

Bentuk daun menyirip dengan pembuluh pengangkut xilem dan floem yang tersusun secara acak. Warna daunnya bermacam-macam, terutama didominasi warna hijau dan perak dengan campuran warna merah, kuning, oranye dan sebagainya. Jenis aglaonema budidaya mempunyai ragam warna daun yang lebih variatif.

Aglaonema menghasilkan bunga yang tidak sama dalam satu spadix. Bunga sri rejeki mempunyai bunga betina yang tumbuh di dekat pangkal dan bunga jantan pada sekitar ujungnya. Tanaman sri rejeki juga menghasilkan buah berukuran 1 cm, berwarna merah ketika matang dengan lapisan tipis yang menutupi sebuah biji.

Spesifikasi Tanaman Hias

Nama: Aglaonema legacy
Nama ilmiah: Alaonema sp.
Bibit tanaman: Dari tunas
Daerah yang cocok: Dataran rendah maupun dataran tinggi
Ukuran diameter pot: 20 – 30 cm
Tanah yang digunakan: Tanah kompos atau tanah humus
Penyinaran matahari: Penyinaran matahari sepanjang hari
Kebutuhan air: Siram 1 kali dalam sehari
Aroma bunga: Tidak ada
Pemupukan: 30 hari sekali dengan NPK bunga

Cara Tanam

  1. Sediakan media tanam yang tepat

Media tanam yang pas untuk aglaonema lipstik adalah media tanam dengan tingkat pH netral atau berkisar antara 6—7. Sebagai campurannya, Anda dapat menggunakan kompos daun yang bisa dibuat sendiri dengan cara membuat pupuk kompos dari sampah organik, dan juga pasir. Komposisinya adalah 3 : 1.

  1. Intensitas penyiraman

Aglaonema lipstik tidak menyukai media tanam yang telalu basah atau juga terlalu kering. Oleh karena itu, kita harus memerhatikan intensitas penyiramannya. Lakukan penyiraman satu kali dalam sehari, atau sesuaikan dengan tingkat kelembapan media tanam. Usahakan air yang Anda pakai untuk menyiram aglaonema lipstik adalah air bersih yang bebas dari kaporit.

  1. Pemupukan aglaonema

Pemupukan yang ideal bisa Anda berikan tiga bulan sekali dengan memakai pupuk khusus tanaman hias jenis daun-daunan. Jika tidak yakin dengan pupuk pilihan Anda, Anda dapat bertanya pada penjual pupuk atau orang yang lebih berkompeten.

  1. Penempatan aglaonema

Seperti halnya cara merawat bunga jemani dan tanaman hias jenis daun-daunan lainnya, aglaonema pun kurang menyukai pancaran sinar matahari yang terlalu banyak. Letakkan pot pada tempat yang teduh atau terlindung dari pancaran sinar matahari. Anda bisa meletakkannya di teras rumah, atau di dalam ruangan yang dekat dengan akses cahaya serta bersirkulasi udara lancar.

Manfaat Tanaman

Manfaat tanaman Calathea ini selain sebagai penghias rumah Anda juga memiliki manfaat lain sebagai penyejuk di dalam ruangan karena tanaman ini sangat cocok untuk ditanam di dalam ruangan atau indoor. Tanaman ini juga dipercaya dapat memberikan kebaikan kepada penghuni rumahnya karena dikenal juga sebagai prayer plant.

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Bibit Tanaman Aglaonema Legacy”

Your email address will not be published. Required fields are marked *