Sale!

Bibit Tanaman Puring Dasi

Rp175.000 Rp75.000

Category:

Description

Sebagai tanaman hias, tanaman puring memiliki segalanya. Tanaman puring memiliki warna daun yang pekat dan penuh corak. Selain cantik, daunnya juga tumbuh lebat sehingga menghadirkan kesan asri yang menyejukkan. Terlebih perawatannya pun terbilang mudah.

Tidak heran, kalau banyak yang menggunakan tanaman hias daun ini sebagai tanaman hias. Tanaman yang memiliki nama spesies Codiaeum variegatum ini juga merupakan tanaman herbal yang dapat menyembuhkan beragam penyakit. Tanaman puring memang bukan tanaman hias biasa.

Tanaman puring dikenal dengan warna daunnya yang memikat. Tidak hanya terdiri dari satu warna, daun tanaman puring memperlihatkan perpaduan beberapa warna yang dinamis. Hal ini menjadi karakter khas dari tanaman puring, daunnya memiliki warna dasar yang dihiasi dengan corak yang memiliki warna berbeda di bagian tengah.

Umumnya urat-urat yang terdapat pada daun tanaman puring memancarkan warna-warna yang lebih cerah daripada warna di pinggir-pinggir daun. Variasi warnanya begitu beragam mulai dari hijau, kuning, jingga, merah, ungu serta campuran dari warna-warna ini. Semakin bertambah tua umurnya, warna daun tanaman hias ini berubah semakin pekat.

Informasi Keunikan

Tanaman puring berasal dari kawasan tropis. Kultivarnya tersebar di Asia Tenggara sampai Asia Pasifik, terutama di Indonesia, Malaysia, dan Australia. Sebagai tanaman tropis, tanaman puring memerlukan pencahayaan alami yang cukup untuk tetap hidup. Oleh karenanya, tanaman puring sebaiknya ditempatkan di luar rumah.

Spesifikasi Tanaman Hias

Nama: Tanaman Puring
Nama ilmiah: Codiaeum variegatum ( pictum exelent )
Bibit tanaman: Dari tunas
Daerah yang cocok: Dataran rendah maupun dataran tinggi
Ukuran diameter pot: 20 – 30 cm
Tanah yang digunakan: Tanah kompos atau tanah humus
Penyinaran matahari: Penyinaran matahari sepanjang hari
Kebutuhan air: Siram 1 kali dalam sehari
Aroma bunga: Tidak ada
Pemupukan: 30 hari sekali dengan NPK bunga

Cara Tanam

  1. Sediakan media tanam yang tepat

Media tanam yang pas untuk aglaonema lipstik adalah media tanam dengan tingkat pH netral atau berkisar antara 6—7. Sebagai campurannya, Anda dapat menggunakan kompos daun yang bisa dibuat sendiri dengan cara membuat pupuk kompos dari sampah organik, dan juga pasir. Komposisinya adalah 3 : 1.

  1. Intensitas penyiraman

Aglaonema lipstik tidak menyukai media tanam yang telalu basah atau juga terlalu kering. Oleh karena itu, kita harus memerhatikan intensitas penyiramannya. Lakukan penyiraman satu kali dalam sehari, atau sesuaikan dengan tingkat kelembapan media tanam. Usahakan air yang Anda pakai untuk menyiram aglaonema lipstik adalah air bersih yang bebas dari kaporit.

  1. Pemupukan aglaonema

Pemupukan yang ideal bisa Anda berikan tiga bulan sekali dengan memakai pupuk khusus tanaman hias jenis daun-daunan. Jika tidak yakin dengan pupuk pilihan Anda, Anda dapat bertanya pada penjual pupuk atau orang yang lebih berkompeten.

  1. Penempatan aglaonema

Seperti halnya cara merawat bunga jemani dan tanaman hias jenis daun-daunan lainnya, aglaonema pun kurang menyukai pancaran sinar matahari yang terlalu banyak. Letakkan pot pada tempat yang teduh atau terlindung dari pancaran sinar matahari. Anda bisa meletakkannya di teras rumah, atau di dalam ruangan yang dekat dengan akses cahaya serta bersirkulasi udara lancar.

Manfaat Tanaman

Manfaat tanaman Calathea ini selain sebagai penghias rumah Anda juga memiliki manfaat lain sebagai penyejuk di dalam ruangan karena tanaman ini sangat cocok untuk ditanam di dalam ruangan atau indoor. Tanaman ini juga dipercaya dapat memberikan kebaikan kepada penghuni rumahnya karena dikenal juga sebagai prayer plant.

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Bibit Tanaman Puring Dasi”

Your email address will not be published. Required fields are marked *