Sale!

Jambu Farang

Rp150.000 Rp75.000

Categories: ,

Description

Jambu biji adalah jenis tanaman tropis yang banyak ditemui di seluruh penjuru dunia. Di Indonesia sendiri, terdapat berbagai macam jenis jambu biji dan salah satunya adalah Jambu Farang. Jambu yang satu ini merupakan buah yang berasal dari Negeri Gajah Putih, Thailand. Jambu farang memiliki bentuk buah yang sedikit lonjong dang mirip dengan buah belimbing. Kulit buahnya berwarna hijau muda sedangkan daging buahnya berwarna putih. Meskipun masih termasuk kedalam jenis jambu biji, jambu farang ini nyaris tidak mempunyai biji di dalam buahnya.

Jika buah ini dibelah, hanya akan terlihat lapisan kulit dan daging buahnya saja. Buah jambu jenis ini memiliki rasa yang lebih manis daripada jenis jambu biji pada umumnya.  Tekstur daging buahnya yang renyah dengan kandungan air yang banyak, tentu saja akan sangat memanjakan lidah para penikmat buah jambu biji.

Budidaya tanaman jambu farang ini tidaklah mudah, namun tidak sulit juga. Sehingga dapat menjadi sebuah tantangan bagi pecinta budidaya tanaman. Buah yang memiliki nama latin Psidium Guajava ini sangat cocok ditanam pada daerah dataran rendah dan daerah dataran tinggi beriklim tropis, seperti di Indonesia.

Tanaman yang satu ini menyukai jenis tanah yang gembur dan banyak mengandung unsur hara. Jika menginginkan hasil yang lebih maksimal, bibit jambu farang sebaiknya ditanam pada lahan yang mendapatkan sinar matahari cukup setiap harinya. Usahakan juga menanam tanaman ini pada daerah yang tidak memiliki angin kencang karena dapat menyebabkan gugurnya bunga.

Spesifikasi Bibit

Nama: Jambu Farang
Nama ilmiah: Psidium guajava L.
Asal bibit: Hasil okulasi
Tinggi bibit: 30cm – 70cm
Rekomendasi dataran tumbuh optimal: Dataran rendah hingga ketinggian 700 m dpl
Kebutuhan sinar matahari: Penyinaran sepanjang hari
Waktu berbuah: berbuah pada umur 1-2 tahun
Rekomendasi jika tanam dalam pot: Diameter pot minimum 60 cm
Penyiraman: Satu – Dua kali dalam sehari
Pemupukan: Sebulan sekali menggunakan pupuk NPK daun atau sejenisnya
Berat bibit setelah dipacking: 1 Kg

Cara Tanam & Perawatan

Budidaya jambu farang cukup mudah tetapi jika kalian menginginkan hasil yang maksimal dengan lahan sempit sehingga tidak memakan terlalu banyak ruang, kalian bisa mengikuti langkah-langkah di bawah ini. Harus dengan perawatan yang intensif dan mudah.

  • Persiapan Bibit

Sebelum menanam tanaman apa saja, yang wajib kita siapkan adalah bibit tanaman.

Namun, tidak mudah mendapatkan bibit jambu farang ini. Kalian harus mencangkoknya dulu namun tidak di semua daerah ada tanaman jambu farang ini.

  • Persiapan Media Tanam dan Media Tumbuh

Untuk tempat tanamnya, saya menyarankan agar kalian menggunakan drum yang di potong menjadi dua, atau bisa juga menggunakan planter bag yang bisa dibeli di toko bibit. Untuk ukuran planter bagnya, kalian bisa menggunakan ukuran yang sesuai dengan keinginan tetapi lebih besar diameternya lebih baik.

Selain itu, untuk media tumbuhnya, kalian bisa menggunakan tanah, kompos, dan sekam padi dengan perbandingan tanah 2, sekam padi dan kompos 1. Jadi, perbandingannya 2:1:1, kalian bisa mencampurkan bahan-bahan tersebut menjadi satu.

  • Penanaman Jambu

Untuk menanamnya, kalian bisa isi bagian bawah planterbag/potongan drum dengan pecahan genteng. Kalian juga bisa menambahkan serabut kelapa untuk menstabil air nantinya.

Lalu, kalian isi setengah planter bag tadi dengan media tumbuh yang sudah disiapkan. Masukan bibitnya dan uruk dengan tanah yang sudah diracik tadi. Jika kalian sudah menanamnya, jangan lupa menyiramnya. Untuk media tanah, kalian bisa tambahkan dolomit untuk menjaga tanah dari jamur agar tumbuhan sehat dan terhindar dari penyakit.

  • Perawatan Tanaman Setelah Tanam

Setelah melakukan penanaman, maka langkah selanjutnya adalah merawat tanaman jambu farang supaya dapat berbuah dengan maksimal.

  • Penyiraman

Tanaman yang sudah siap, jangan lupa ditaruh di tempat terbuka yang memiliki pencahayaan yang cukup.

Untuk penyiramanmya sendiri, jika pada musim kemarau, kalian bisa menyiramnya setiap hari, cukup satu kali saja di pagi atau sore hari. Jika pada musim hujan, penyiraman dilakukan jika media tanam sudah terlihat kering.

  • Pemupukan

Untuk pemupukannya sendiri,kita harus lebih antusias lagi karena tanaman tambulampot hanya memiliki persedian nutrisi yang terbatas. Jadi, kita harus memupuknya agar tanaman bisa berbuah secara maksimal nantinya.

Pemupukan pertama kita lakukan paling tidak 1 bulan setelah tanam dan untuk pemupukan selanjutnya, bisa kita lakukan 2-3 bulan sekali.

Manfaat

  • Menjaga Sistem Pencernaan
  • Menjaga Kesehatan Mata
  • Meredakan Batuk dan Flu
  • Mencegah Sembelit
  • Mengatasi Gejala Diabetes
  • Meningkatkan Trombosit
  • Menambah Imunitas Tubuh
  • Menurunkan Berat Badan
  • Menurunkan Tekanan Darah

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Jambu Farang”

Your email address will not be published. Required fields are marked *