Sale!

Jambu Mutiara

Rp75.000

Categories: ,

Description

Jambu mutiara berasal dari negeri Gajah Putih, yaitu Thailand. Jambu mutiara ini sering juga dikenal dengan istilah jambu Karawang, dikarenakan daerah pertama yang membudidayakan jenis jambu ini adalah daerah Karawang. Jambu mutiara sebenarnya hampir mirip jenisnya dengan jambu kristal. Hanya saja, jambu mutiara memiliki rasa yang lebih renyah dan lebih manis. Jambu mutiara memiliki biji yang sangat sedikit, sekitar 4 – 5 biji dalam setiap buahnya.

Hebatnya, biji yang terdapat dalam buah jambu mutiara merupakan biji lunak, sehingga dapat dikunyah dan ikut dimakan bersamaan dengan daging buahnya. Selain itu, jambu mutiara memiliki kulit luar berwarna hijau muda dan memiliki lapisan lilin mengkilat. Kondisi tersebut membuat jambu mutiara tidak mudah diserang oleh serangga, karena lapisan lilin tersebut sangat tidak disukai oleh serangga yang biasanya menyerang buah jambu.

Layaknya buah tropis lainnya, wilayah yang paling cocok sebagai tempat tumbuh jambu mutiara adalah di daerah tropis. Buah ini dapat tumbuh optimal di daerah yang memiliki curah hujan 2000 – 3000 mm/tahun. Meskipun demikian, buah jambu jenis ini dapat juga tumbuh di wilayah beriklim subtropis dengan curah hujan 1000 – 2000 mm/tahun. Adapun suhu lingkungan yang ideal adalah 20 – 30oC (pertumbuhan optimal pada suhu 23 – 28oC) di siang hari dengan tingkat kelembapan udara rendah.

Spesifikasi Bibit

Nama: Jambu Mutiara
Nama ilmiah: Psidium guajava L.
Asal bibit: Hasil okulasi
Tinggi bibit: 30cm – 70cm
Rekomendasi dataran tumbuh optimal: Dataran rendah hingga ketinggian 700 m dpl.
Kebutuhan sinar matahari: Penyinaran sepanjang hari.
Waktu berbuah: berbuah pada umur 1-2 tahun.
Rekomendasi jika tanam dalam pot: Diameter pot minimum 60 cm.
Penyiraman: Satu – Dua kali dalam sehari.
Pemupukan: Sebulan sekali menggunakan pupuk NPK daun atau sejenisnya.
Berat bibit setelah dipacking: 1 Kg.

Cara Tanam & Perawatan

Budidaya jambu mutiara cukup mudah tetapi jika kalian menginginkan hasil yang maksimal dengan lahan sempit sehingga tidak memakan terlalu banyak ruang, kalian bisa mengikuti langkah-langkah di bawah ini. Harus dengan perawatan yang intensif dan mudah.

  • Persiapan Bibit

Sebelum menanam tanaman apa saja, yang wajib kita siapkan adalah bibit tanaman.

Namun, tidak mudah mendapatkan bibit jambu mutiara ini. Kalian harus mencangkoknya dulu namun tidak di semua daerah ada tanaman jambu mutiara ini.

  • Persiapan Media Tanam dan Media Tumbuh

Untuk tempat tanamnya,saya menyarankan agar kalian menggunakan drum yang di potong menjadi dua, atau bisa juga menggunakan planter bag yang bisa dibeli di toko bibit. Untuk ukuran planter bagnya, kalian bisa menggunakan ukuran yang sesuai dengan keinginan tetapi lebih besar diameternya lebih baik.

Selain itu, untuk media tumbuhnya, kalian bisa menggunakan tanah, kompos, dan sekam padi dengan perbandingan tanah 2, sekam padi dan kompos 1. Jadi, perbandingannya 2:1:1, kalian bisa mencampurkan bahan-bahan tersebut menjadi satu.

  • Penanaman Jambu

Untuk menanamnya, kalian bisa isi bagian bawah planterbag/potongan drum dengan pecahan genteng. Kalian juga bisa menambahkan serabut kelapa untuk menstabil air nantinya.

Lalu, kalian isi setengah planter bag tadi dengan media tumbuh yang sudah disiapkan. Masukan bibitnya dan uruk dengan tanah yang sudah diracik tadi. Jika kalian sudah menanamnya, jangan lupa menyiramnya. Untuk media tanah, kalian bisa tambahkan dolomit untuk menjaga tanah dari jamur agar tumbuhan sehat dan terhindar dari penyakit.

  • Perawatan Tanaman Setelah Tanam

Setelah melakukan penanaman, maka langkah selanjutnya adalah merawat tanaman jambu mutiara supaya dapat berbuah dengan maksimal.

  • Penyiraman

Tanaman yang sudah siap,jangan lupa ditaruh di tempat terbuka yang memiliki pencahayaan yang cukup.

Untuk penyiramanmya sendiri, jika pada musim kemarau, kalian bisa menyiramnya setiap hari, cukup satu kali saja di pagi atau sore hari. Jika pada musim hujan, penyiraman dilakukan jika media tanam sudah terlihat kering.

  • Pemupukan

Untuk pemupukannya sendiri,kita harus lebih antusias lagi karena tanaman tambulampot hanya memiliki persedian nutrisi yang terbatas. Jadi, kita harus memupuknya agar tanaman bisa berbuah secara maksimal nantinya.

Pemupukan pertama kita lakukan paling tidak 1 bulan setelah tanam dan untuk pemupukan selanjutnya, bisa kita lakukan 2-3 bulan sekali.

Manfaat

  • Menjaga Sistem Pencernaan
  • Menjaga Kesehatan Mata
  • Meredakan Batuk dan Flu
  • Mencegah Sembelit
  • Mengatasi Gejala Diabetes
  • Meningkatkan Trombosit
  • Menambah Imunitas Tubuh
  • Menurunkan Berat Badan
  • Menurunkan Tekanan Darah

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Jambu Mutiara”

Your email address will not be published. Required fields are marked *