Sale!

Jeruk Tongheng

Rp175.000 Rp75.000

Categories: ,

Description

Jeruk jenis tongheng berasal dari negeri tirai bambu. Jeruk varietas ini hanya tumbuh di kawasan China bagian selatan. Buah jeruk ini mempunyai keunikan tersendiri dibandingkan jenis buah jeruk yang lain yaitu dapat dimakan langsung beserta kulitnya. Ada jenis jeruk yang kulitnya bisa dimakan seperti Tong heng ini, namun daging buahnya terasa masam.

Untuk Tong Heng, kita tidak akan mendapati rasa masam pada daging buahnya. Buah Jeruk yang bisa dimakan kulitnya ini memiliki buah berukuran kecil serta sedikit berbentuk bulat. Bibit buah jeruk jenis tongheng termasuk tanaman buah yang sangat rajin berbuah dan bisa berbuah sepanjang tahun. Tanaman Buah ini baik ditanam di dataran rendah ataupun dataran tinggi.

Selain dapat dikebunkan dapat juga dibudidayakan dengan cara menanam Jeruk Tongheng Dalam Pot atau terkenal dengan istilah Tabulampot Jeruk Tongheng. Perawatannya tidak sulit dan tidak membutuhkan perlakuan khusus.

Meskipun tidak butuh space yang banyak, tapi bukan berarti buahnya kurang berkualitas, sebaliknya, jeruk tongheng mampu berbuah dalam waktu yang singkat (1 sampai 2 tahun), buahnya mungil kecil-kecil berwarna kuning terang ketika sudah matang, meski kecil sekitar 2 sampai 2,5 cm saja, tapi rasanya manis sekali hingga kulit buahnya pun dapat ikut dimakan bersama daging buah, saking manisnya. Tongheng sangat kami sarankan bagi Anda yang suka menjadikan buah sebagai camilan sehat.

Informasi Keunikan

Penampakan jeruk ini sangat istimewa. Dengan ukuran pohon yang pendek sudah bisa berbuah sehingga cocok untuk ditanam dalam pot. Keistimewaan lain dari jeruk ini adalah buah dan kulitnya bisa dimakan sekaligus. Buahnya banyak mengandung vitamin yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Jeruk tong heng relatif genjah.

Tong heng ini mampu berbuah lebat dan susul menyusul. Waktu berbuahnya pun tergolong singkat, dalam 1-2 tahun sejak penanaman sudah mampu belajar berbuah. Buahnya mungil berukuran 2-2,5 cm yang berwarna kuning cerah saat sudah masak. Dengan sosok tanaman yang pendek dan rimbun, Tong Heng cocok sekali dijadikan tabulampot ataupun tanaman koleksi di teras atau pekarangan rumah.

Spesifikasi Bibit

Nama: Jeruk Tongheng
Nama ilmiah: Citrus sp.
Asal bibit: Hasil okulasi
Tinggi bibit: 30cm – 70cm
Rekomendasi dataran tumbuh optimal: Dataran rendah hingga ketinggian 700 mdpl
Kebutuhan sinar matahari: Penyinaran sepanjang hari
Waktu berbuah: berbuah pada umur 3-4 tahun
Rekomendasi jika tanam dalam pot: Diameter pot minimum 60 cm
Penyiraman: Satu – Dua kali dalam sehari
Pemupukan: Sebulan sekali menggunakan pupuk NPK daun atau sejenisnya
Berat bibit setelah dipacking: 1 Kg

Cara Tanam & Perawatan

Pembudidayaan jeruk memerlukan tahap persiapan berupa pengolahan lahan. Bebaskan lahan dari batu-batuan dan pohon besar agar tidak mengganggu proses pengolahan tanah dan penyebaran sinar matahari. Bersihkan dari tunggul dan sisa-sisa tanaman terdahulu, gulma, dan tanaman pengganggu lainnya.

Gemburkan tanah menggunakan bajak atau cangkul. Jika jeruk baby ditanam di sawah, buat bedengan berukuran 1 x 1 x 1 m. Buat lubang tanam berukuran 50 x 50 x 50 cm atau 60 x 60 x 75 cm dengan jarak tanam 5 x 5 cm atau 5 x 6 cm.

Penentuan ukuran lubang tanam dan jarak tanam disesuaikan dengan ukuran bibit dan banyaknya bibit yang akan ditanam dibandingkan luas lahan. Jika lahan cukup luas, jarak tanam 7 x 7 m lebih ideal bagi jeruk baby pacitan yang memiliki tajuk lebar. Aturlah baris tanam sejajar dengan arah barisan dari timur ke barat. Tujuannya agar sinar matahari dapat menyebar secara optimal.

Biarkan lubang tanam tetap terbuka selama 2 minggu agar mikroorganisme merugikan yang ada dalam tanah mati terkena panas matahari dan gas-gas yang berbahaya bagi akar tanaman dapat menguap.

Campurkan tanah bekas galian lubang dengan 20 kg bahan organik (3 bagian tanah, 1 bagian pasir, dan 2 bagian pupuk kandang) atau 25 kg pupuk kandang/kompos dan 100 gr NPK. Jika pH tanah kurang dari 5,5 taburkan 1 kg dolomit/kapur pertanian ke dalam lubang.

Langkah-langkah persiapan lahan untuk penanaman di pekarangan lebih kurang sama dengan persiapan lahan untuk penanaman di kebun pembudidayaan. Hanya lingkupnya lebih kecil karena jumlah pohon yang ditanam lebih sedikit, tergantung luas lahan dan tujuan penanaman. Jarak tanam perlu diperhitungkan dengan jenis-jenis tanaman lain yang turut ditanam di lahan yang sama. Buat sistem drainase jika belum ada.

Waktu penanaman yang terbaik adalah di awal musim hujan agar tanaman lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan barunya. Masukkan setengah bagian tanah galian yang sudah dicampur pupuk ke dalam lubang tanam.

Ambil bibit siap tanam yang sudah disirami sebelumnya, buka polybagnya dengan hati-hati agar media semainya tetap utuh. Potong akar yang bengkok atau terlalu panjang. Letakkan bibit beserta media semainya ke dalam lubang tanam. Posisikan tepat di tengah dan tegak lurus.

Tanaman jeruk yang sedang berada dalam fase vegetatif awal (masa pertumbuhan) memerlukan pengairan yang cukup. Begitu pula kelak pada masa pembungaan dan pembuahan. Pada masa-masa ini, pengairan atau penyiraman yang teratur diperlukan.

Sirami 1 – 2 kali sehari pada masa awal pertumbuhan atau dengan melihat cuaca dan kondisi tanah. Penyiraman tidak diperlukan jika curah hujan sudah cukup dan sinar matahari tidak terik. Sebelum melakukan penyiraman, cek kondisi kelembapan tanah.

Tanaman jeruk yang ditanam di dalam pot atau di pekarangan tidak terlalu banyak memerlukan pemupukan. Cukup menggunakan pupuk organik khusus tanaman jeruk atau NPK dengan dosis sesuai anjuran pemakaian.

Pupuk dapat dicampur dengan air hingga menjadi larutan dan disiramkan berbarengan dengan jadwal penyiraman atau dibenamkan di sekeliling batang pokok di bawah lingkar luar tajuk tanaman. Untuk mempercepat pembungaan dan pembuahan, berikan NPK daun atau ZPT.

Manfaat Tanaman

Dikenal sebagai buah yang rendah kalori, mengandung banyak air, tinggi serat, dan vitamin C, membuat jeruk dapat dimasukan sebagai bagian dari menu diet sehat sehari-hari. Berikut adalah beberapa manfaat buah jeruk yang baik untuk tubuh, di antaranya:

  1. Mengurangi Risiko Kanker

Kandungan senyawa flavonoid hesperitin dan  naringenin di dalam jeruk memiliki efek positif terhadap kanker. Beberapa penelitian telah menemukan bahwa jus jeruk dapat mengurangi risiko leukemia, kanker payudara, hati, dan usus besar. Beberapa manfaat tersebut didapatkan karena kandungan vitamin C yang sangat tinggi, sifat antioksidan, serta kualitas antiproliferatif dan antimutageniknya.

  1. Mencegah Pembentukan Batu Ginjal

Manfaat buah jeruk berikutnya dipercaya mencegah terbentuknya batu ginjal.  Jeruk mengandung citric acid and citrates, di mana keduanya telah terbukti mencegah pembentukan batu ginjal. Pasien dengan batu ginjal mungkin diresepkan potassium citrate untuk membantu mengatasi kondisinya, namun kandungan citrates yang ditemukan dalam jeruk tampaknya memiliki efek yang sama.

  1. Mencegah Penuaan Kulit

Komponen antiinflamasi dan antioksidan dari jeruk membantu mencegah penuaan dengan melawan radikal bebas. Radikal bebas menyebabkan banyak penyakit degeneratif dan penuaan kulit. Manfaat buah jeruk bisa didapatkan karena vitamin di C di dalam jeruk mendukung pengembangan kolagen yang membuat kulit halus dan elastis.

  1. Membantu Menurunkan Berat Badan

Manfaat buah jeruk yang satu ini berguna bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan. Jeruk dipercaya membantu penurunan berat badan dengan mengurangi stres oksidatif, menurunkan lemak darah dan glukosa darah, serta menjaga kesehatan hati. Sebuah studi menemukan bahwa konsumsi jus jeruk dalam jumlah sedang dikaitkan dengan pemenuhan nutrisi yang cukup dan kualitas diet yang positif.

  1. Menjaga Kesehatan Jantung

Penyakit jantung merupakan penyebab kematian dini yang paling umum di dunia. Flavonoid—terutama hesperitin—pada jeruk mungkin memiliki efek perlindungan terhadap penyakit jantung. Studi klinis pada manusia mencatat bahwa asupan jus jeruk setiap hari selama empat minggu memiliki efek pengencer darah dan dapat menurunkan tekanan darah secara signifikan. Selain itu, kandungan serat dalam jeruk tampaknya juga memiliki peran. Asupan serat terisolasi dari buah jeruk telah terbukti menurunkan kadar kolesterol darah.

  1. Mencegah Anemia

Manfaat buah jeruk yang jarang disadari adalah kemampuannya untuk mencegah anemia. Anemia adalah suatu kondisi yang ditandai dengan rendahnya kadar sel darah merah atau hemoglobin, sehingga menurunkan kemampuannya untuk membawa oksigen. Kondisi ini sering disebabkan oleh kurangnya asupan zat besi. Meskipun jeruk bukan sumber zat besi yang baik, jeruk merupakan sumber asam organik yang sangat baik, seperti vitamin C (asam askorbat) dan asam sitrat. Baik vitamin C dan asam sitrat dapat meningkatkan penyerapan zat besi tubuh dari saluran pencernaan. Saat dikonsumsi dengan makanan kaya zat besi, jeruk dapat membantu mencegah anemia.

  1. Stroke

Menurut American Heart Association (AHA), kandungan beberapa senyawa yang ada di dalam buah jeruk dapat menurunkan risiko stroke iskemik bagi wanita. Seseorang yang mengonsumsi buah jeruk dalam jumlah tinggi memiliki risiko stroke iskemik 19 persen lebih rendah dibandingkan perempuan yang sedikit mengonsumsi jeruk.

  1. Menurunkan Tekanan Darah

Mempertahankan asupan natrium yang rendah sangat penting untuk menurunkan tekanan darah, namun meningkatkan asupan kalium mungkin sama pentingnya karena efek vasodilatasi (pelebaran pembuluh darah) yang ditimbulkan. Perlu dipahami bahwa asupan kalium yang tinggi dikaitkan dengan penurunan risiko kematian sebesar 20 persen dari semua penyebab.

  1. Mencegah Kerusakan Kulit

Manfaat jeruk untuk wajah ternyata juga membantu melawan kerusakan kulit yang disebabkan oleh sinar matahari dan polusi. Selain itu, manfaat buah jeruk juga dipercaya mengurangi keriput dan meningkatkan tekstur kulit. Beberapa manfaat yang bisa didapatkan karena kandungan vitamin C pada jeruk memiliki peran penting dalam pembentukan kolagen.

  1. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

American Journal of Clinical Nutrition mengklaim bahwa jus jeruk adalah sumber vitamin C yang sangat tinggi. Satu porsi jus jeruk memiliki lebih dari 200% kebutuhan vitamin C tubuh. Vitamin C juga dikenal sebagai asam askorbat, berfungsi sebagai antioksidan utama dalam tubuh yang berguna untuk menghancurkan atau menetralkan radikal bebas. Selain itu, asam askorbat adalah salah satu komponen dasar kolagen yang diperlukan untuk memperbaiki sel dan untuk pertumbuhan jaringan baru dalam tubuh.

  1. Menjaga Kesehatan Mata

Selain kaya akan vitamin C, jus jeruk juga kaya akan vitamin A. Vitamin A telah dikaitkan dengan kesehatan mata. Meningkatkan asupan vitamin A dalam menu makanan sehari-hari dapat mencegah kebutaan di malam hari dan degenerasi makula.

  1. Menghambat Resistensi Insulin

Sebuah studi yang diterbitkan di American Journal of Clinical Nutrition menunjukkan bahwa jus jeruk dapat menghambat resistensi insulin dengan mengurangi peradangan. Selain mencegah diabetes, manfaat buah jeruk juga menjaga kesehatan kardiovaskular secara keseluruhan.

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Jeruk Tongheng”

Your email address will not be published. Required fields are marked *