Sale!

Sawo Kecik

Rp100.000

Categories: ,

Description

Sawo Kecik atau sering disebut juga Sawo Jawa merupakan tanaman (pohon) penghasil buah dari keluarga sawo-sawoan (Sapotaceae) yang kini mulai langka dan jarang ditemukan di Indonesia.

Sawo Kecik dalam filosofi jawa sering diidentikkan dengan kata “sarwo becik” (serba baik). Di Yogyakarta, tanaman ini sering dijadikan sebagai tanda bahwa orang yang menanamnya adalah abdi dalem kraton.

Buah sawo jenis ini berbentuk bulat telur atau bulat telur sungsang berukuran kecil dengan panjang sekitar 3.7 cm dengan kulit buah yang tipis sehingga sangat mudah dikupas. Buah sawo kecik yang sudah matang berwarna orange kemerahan dengan rasa yang manis dan enak dimakan.

Informasi Keunikan

Pohon sawo jenis ini berukuran sedang dengan tinggi yang bisa mencapai 25 meter dengan diameter batang sekitar 1 meter. Daunnya tumbuh bergerombol pada ujung batang dan berwarna hijau. Kuncup bunga sawo kecik memiliki bentuk yang sama dengan buahnya yaitu bulat telur, namun dengan ukuran yang lebih kecil.

Pada zaman dahulu, sawo jenis ini sering ditanam untuk dikonsumsi oleh putri-putri kerajaan, karena dipercaya mampu menjadi pengharum alami pada keringat, nafas, aroma tumbuh bahkan air seni.

Selain itu, batang pohon sawo kecik juga sering dimanfaatkan sebagai bahan bangunan, perabot dan alat pertukangan. Bahkan tidak jarang juga dibuat menjadi benda kesenian seperti patung, ukiran, dan alat musik seperti biola dan rebana.

Spesifikasi Bibit

Nama: Sawo Kecik
Nama ilmiah: Manikara kauki
Asal bibit: Hasil okulasi
Tinggi bibit: 30cm – 70cm
Rekomendasi dataran tumbuh optimal: Dataran rendah hingga ketinggian 700 mdpl
Kebutuhan sinar matahari: Penyinaran sepanjang hari
Waktu berbuah: berbuah pada umur 1-2 tahun
Rekomendasi jika tanam dalam pot: Diameter pot minimum 60 cm
Penyiraman: Satu – Dua kali dalam sehari
Pemupukan: Sebulan sekali menggunakan pupuk NPK daun atau sejenisnya
Berat bibit setelah dipacking: 1 Kg

Cara Tanam & Perawatan

Jika lahan tanam sudah siap, lepaskan polybag dari bibit siap tanam. Letakkan bibit tepat di tengah lubang dengan posisi tegak lurus, jangan sampai miring. Tutup kembali lubang dengan campuran media tanam yang sudah disiapkan sebelumnya sampai rata. Padatkan sedikit agar posisi tanaman kokoh, tidak bergoyang atau miring. Sirami tanaman segera setelah ditanam.

Pastikan semua bagian tanah basah dan air meresap sempurna, tetapi jangan sampai becek. Gunakan gembor atau embrat agar penyiraman maksimal. Pasang ajir atau patok untuk menyangga tanaman agar tetap tegak lutus, tidak mudah roboh. Ajir dapat dibuat dari potongn bambu dengan ukuran 1,5 m.

Perawatan pokok untuk tanaman sawo adalah penyiraman teratur 1 – 2 kali sehari. Sirami dengan air secukupnya saja, jangan berlebihan karena dapat menimbulkan genangan. Rajinlah membersihkan lahan tanam dari gulma dan rumput liar agar nutrisi tanah terjaga. Singkirkan pula sampah yang mungkin tergeletak di lahan tanam. Pemupukan lanjutan perlu dilakukan dengan rutin.

Manfaat Tanaman

Dibalik kelezatannya, sawo hitam ternyata juga kaya akan kandungan gizi seperti vitamin A, vitamin C, kalsium, dan fosfor. Sehingga, jika mengkonsumsi buah ini secara rutin dipercaya mampu memberikan berbagai macam manfaat untuk kesehatan. Seperti :

  • Mencegah anemia.
  • Menjaga kecantikan kulit.
  • Menjaga kesehatan mata.
  • Mengatasi wasir dan gangguan pencernaan lainnya.
  • Menjaga kesehatan gigi.
  • Meningkatkan daya tahan tubuh.
  • Menjaga kesehatan ginjal.
  • Mengatasi nyeri otot.
  • Mengatasi stress.
  • Mengatasi sariawan.

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Sawo Kecik”

Your email address will not be published. Required fields are marked *